Mahasiswa adalah komunitas yang cukup bhinneka, kebhinnekaan ini dapat dikenali baik dari asal keluarganya seperti kelas social, tingkat penghasilan, pekerjaan orang tua maupun diri mahasiswa itu sendiri yang meliputi orientasi hidup, tujuan dan motivasi menjadi mahasiswa, gaya hidup dan lain sebagainya. Kebhinekaan atau heterogenitas ini seyogyanya disikapi secara arif oleh mahasiswa.
Hal ini dikarenakan banyak orang mengenal mahasiswa
sebagai sosok pribadi yang dewasa, mandiri, bertanggungjawab dan mampu menjaga
diri dengan baik.Dalam aktifitas pembelajaran di perguruan tinggi, mahasiswa
akan menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang menuntut adanya penampilan
yang sesuai dengan status perguruan tinggi sebagai tempat pembelajaran formal
di dunia pendidikan.
Mahasiswa akan lebih banyak berhadapan dengan situasi
kampus yang menuntut sikap dan perilaku yang professional sebagai sosok
intelektual dalam bagian civitas
akademika perguruan tinggi. Untuk itu, mahasiswa harus mampu menempatkan
diri dalam pergaulan di dunia kampus yang memiliki karakteristik unik dibanding
lembaga pendidikan lain, khususnya yang tidak formal. Mahasiswa diharapkan
dapat berfikir dan bersikap ilmiah manakala berhadapan dengan proses pengajaran
yang memberikan banyak ilmu dan pengetahuan sesuai bidang keilmuannya.
Mahasiswa harus bisa menempatkan diri dengan performance yang baik manakala berdialog
dan berdiskusi dengan para pengajar atau staf administrasi dan mahasiswapun
diharapkan dapat memberikan ketauladanan saat berada di lingkungan masyarakat
luar dengan penampilan dan perilaku yang santun sebagai seorang akademisi.


