Saudaraku
sekalian saya ingin menguraikan masalah ini dengan sedikit pendekatan
fakta-fakta supaya lebih mudah difahami, dan bisaa lebih sederhana. Waktu
Rasulullah SAW itu hidup kira-kira jumlah umat manusia yang hidup waktu itu
adalah sekitar seratusan juta orang, seratus juta ini mendiami 3 benua. Eropa,
asia dan afrika yang lain-lainnya belum ditemukan menyusul belakangan Amerika,
Australia.
Jumlah orang yang masuk Islam yang
kemudian disebut sebagai sahabat, apabila kita mendefinisikan sahabat itu
adalah orang yang masuk Islam pada masa Rasulullah dan sempat bertemu
Rasulullah waktu itu, yang kita hitung melalui jumlah orang yang ikut
Rasulullah dalam hajjatul wada’ pada
tahun kesepuluh hijirah, itu jumlahnya antara seratus ribu sampai seratus dua
puluh lima ribu riwayatnya seperti itu jadi kira-kira rasio umat Islam terhadap
penduduk bumi ketika itu satu per mil, nah dari seratusan ribu orang yang masuk
dalam agama Islam, kalau kita baca di Al-Qur’an itu angka seratus ribu itu
angka yang juga merupakan jumlah umat nabi-nabi lain, misalnya nabi Yunus itu
setelah kembali kedarat habus ditelan ikan kembali ke darat umatnya itu beriman
jumlah umatnya juga kira-kira sekitar seratusan ribu.
Dan rasulullah ini juga sekitar seratusan
ribu orang jadi perbandingannya dengan jumlah umat manusia itu satu per mil.
Dari seratus ribu orang ini yang dikategorikan sebagai ulama menurut catatan
ibnu qoyyim dalam kitab I’lamu waqi’in
‘an rabbil ‘alamin.itu sekitar
seratus sampai seratus sepuluh orang. Jadi rasionya antara ulama dengan umat
Islam sepersepuluh. Dari seratus orang ini ibnu qoyim membagi mereka dalam 3
kategori. Kategori yang pertama yaitu orang yang paling banyak memberikan
fatwa, yang kemudian kita sebut dengan ulama besar, yang kedua adalah orang
yang pertengahan dan yang ketiga adalah orang-orang yang sedikit dengan fatwa,
nah jumlah ulama pada kategori yang pertama itu jumlahnya 7 orang.
Kalau kita belajar sejarah pemikiran islam, kemudian belajar tentang sejarah mazhab-mazhab di dalam islam belajar tentang sejarah aliran pemikiran islam kita akan menemukan bahwa akar pemikiran islam itu berasal dari 7 orang ini. Sekarang saudara sekalian, salah satu cirri dari pekerjaan aqidah adalah kesinambungan jadi satu usaha dimulai itu tidak putus berlanjut terus, kalau kita tarik lagi mundur kebelakangan lebih jauh ini orang bisa berbeda-beda tentang beribu-ribu tahun yaitu kepada nabi Ibrahim as.
Di jazirah arab itu, pada mulanya ada nabi
ibrahim, siti hajar beserta ismail. Tiga ini penghuni pertamanya, makanya
jazirah arab itu dilukiskan itu biwadin
ghoiri bi dzar, pada suatu lembah yang tidak ada tumbuhannya, kalau
sekarang kita sebut sebagai no man land
(gurun kosong). Nabi ibrahim ini yang pertama kali memulai usahanya dan bisa
bayangkan apa gunanya bangun ka’bah di situ tidak ada orang, orang-orang kan
semuanya ada di syam, kalau sekarang Palestina, libanon, syiria dan Jordan itu
syam.
Orang-orang kan kumpulnya disitu, kenapa
ka’abah dibangun di daerah kosong seperti itu ? itu untuk siapa tempatnya, tapi
nabi ibrahim berdoa disitu dan diantara doanya Ya Allah jadikanlah hati-hati
umat manusia berdatangan ke sini. Beberapa ribu tahun kemudian. Ini tidak jelas
catatan sejarahnya tapi kira-kira kita dapat membuat ukuran seperti ini, dari
nabi ibrahim ke nabi ismail, nabi ismail itu mempunyai sebelas anak, dari
sebelas anak nabi ismail ini satu diantaranya turun sampai cucu yang ke dua
puluh satu. Dari nabi ismail sampai ke cucu 21 ini tidak ada catatan sejarahnya
hilang, rasulullah mengatakan kalau ada catatan tentang nashab ini disini itu
bohong. Yang tercatat kemudian
adalah kakek yang ke 21 bernama adnan kakeknya rasulullah, dari kakeknya adnan
sampai ke rasulullah itu berjumlah 21 turunan. Jadi kira-kira dari nabi Ibrahim
sampai nabi Muhammad itu berjumlah 42 generasi. Namun kita tidak dapat
menentukan umur satu generasi. Jumlah orang yang mendatangi ka’bah yang
didirikan oleh nabi ibrahim itu setelah 42 generasi kemudian itu adalah
seratusan ribu orang tapi sekarang setiap tahun haji sekitar 5 juta orang. Ini
tidak terlalu menarik mungkin dibanding dengan angka lain yang jauh lebih
menarik.
1500 tahun kemudian ketika jumlah penduduk
bumi ini hamper 6 milyar orang jumlah umat islam itu yang merupakan hasil kerja
dari 100 ribu orang ini kesinambungan dari 100 ribu orang ini dan hasil kerja
yang lebih terorganisir dari seratusan ulama ini jumlah nya itu 1,3 milyar.
Dari rasio 1 per mi menjadi 1 per lima, 20% penduduk buminya adalah umat islam.
Kira-kira ini angkanya terus naik.By. Adid.com

