9 November 2016

Membentuk Karakterku



Adidyah
“Cintailah orang yang Anda cintai sesuai dengan kadarnya, sebab bisa saja suatu hari nanti dia menjadi musuhmu. Dan, bencilah musuhmu sesuai dengan kadarnya, sebab bisa saja suatu hari nanti dia menjadi orang yang Anda cintai”(HR. Tirmidzi )

Apakah Anda mengetahui kekuatan utama yang menggerakkan hidup manusia?
Tahukah Anda kekuatan utama yang mendorong seseorang memiliki semangat menjadi pemenang dalam karier, hidup dan bisnis? Apakah kekayaan materi, kekuasaan, jabatan yang tinggi, atau popularitas? Bukan itu semua, kekuatan utama itu adalah rasa mencinta pada sesuatu. Ya, cinta adalah hakikat kekuatan utama yang menggerakan semangat hidup seseorang.
Ketika kita memperhatikan berbagai fenomena kehidupan yang terjadi dalam diri kita dan kehidupan manusia di sekitar kita, maka kita akan mendapatkan jawaban bahwa cinta merupakan inti dari kekuatan dan perkembangan hidup manusia. Cinta telah menjadi keterikatan yang melandasi perkembangan hidup manusia.
Dengan rasa cinta, hidup menjadi lebih indah penuh semangat. Kita rela melakukan sesuatu, berkorban waktu, tenaga, pikiran, bahkan uang demi menyenangkan sang kekasih tersebut. Kita pasti akan berusaha sekuat tenaga, melakukan yang terbaik dari diri kita untuk dapat memenuhi apa pun yang diminta siapun yang kita cintai. Bahkan kita melakukan semua itu dengan penuh keikhlasan, melakukannya dengan sungguh - sungguh agar membuat kekasih merasa bahagia.
Demikianlah cinta memiliki peran dalam mempengaruhi perilaku kehidupan manusia. Ketika seseorang memiliki cinta, maka hidup menjadi lebih bersemangat, melakukan sesuatu dengan sungguh - sungguh dan memberikan yang terbaik dari diri kita untuk sesuatu yang kita cintai. Ketika kita mencintai Allah Sang Pencipta Kehidupan, maka kita akan berusaha mengenal Allah lebih dalam lagi. Kita akan berusaha melakukan yang terbaik memenuhi perintah - perintah Allah dan memiliki kesediaan hati meninggalkan laranganNya. Mendorong diri kita untuk mengabdikan hidup hanya untuk memenuhi ibadah kepada Allah.