“Cintailah orang yang Anda cintai sesuai dengan kadarnya, sebab bisa
saja suatu hari nanti dia menjadi musuhmu. Dan, bencilah musuhmu sesuai dengan
kadarnya, sebab bisa saja suatu hari nanti dia menjadi orang yang Anda cintai”(HR. Tirmidzi )
Apakah Anda
mengetahui kekuatan utama yang menggerakkan hidup manusia?
Tahukah Anda
kekuatan utama yang mendorong seseorang memiliki semangat menjadi pemenang
dalam karier, hidup dan bisnis? Apakah kekayaan materi, kekuasaan, jabatan yang
tinggi, atau popularitas? Bukan itu semua, kekuatan utama itu adalah rasa
mencinta pada sesuatu. Ya, cinta adalah hakikat kekuatan utama yang menggerakan
semangat hidup seseorang.
Ketika kita
memperhatikan berbagai fenomena kehidupan yang terjadi dalam diri kita dan
kehidupan manusia di sekitar kita, maka kita akan mendapatkan jawaban bahwa
cinta merupakan inti dari kekuatan dan perkembangan hidup manusia. Cinta telah
menjadi keterikatan yang melandasi perkembangan hidup manusia.
Dengan rasa
cinta, hidup menjadi lebih indah penuh semangat. Kita rela melakukan sesuatu,
berkorban waktu, tenaga, pikiran, bahkan uang demi menyenangkan sang kekasih
tersebut. Kita pasti akan berusaha sekuat tenaga, melakukan yang terbaik dari
diri kita untuk dapat memenuhi apa pun yang diminta siapun yang kita cintai.
Bahkan kita melakukan semua itu dengan penuh keikhlasan, melakukannya dengan
sungguh - sungguh agar membuat kekasih merasa bahagia.
Demikianlah
cinta memiliki peran dalam mempengaruhi perilaku kehidupan manusia. Ketika
seseorang memiliki cinta, maka hidup menjadi lebih bersemangat, melakukan
sesuatu dengan sungguh - sungguh dan memberikan yang terbaik dari diri kita
untuk sesuatu yang kita cintai. Ketika kita mencintai Allah Sang Pencipta
Kehidupan, maka kita akan berusaha mengenal Allah lebih dalam lagi. Kita akan
berusaha melakukan yang terbaik memenuhi perintah - perintah Allah dan memiliki
kesediaan hati meninggalkan laranganNya. Mendorong diri kita untuk mengabdikan
hidup hanya untuk memenuhi ibadah kepada Allah.
