26 Agustus 2013

Gadis Cantik yang Begitu Mencintaiku

Aku terpekur dalam cinta ketika menatap wajahmu
Dibalut sunyi yang khusyuk, jiwa dan raga semakin merunduk
Duhai cahaya mataku...Adakah dikau selalu meneduhkan hati, pelipur rindu?

Semua Adalah Pilihan

 Tak ada yang saya salahkan...,” suaranya mengambang, seakan datang dari negeri yang jauh. “Kecuali diri saya sendiri!”Aku terdiam, tenang mendengarkan. Sementara mata kami melanglang buana, melahap semua keindahan ciptaan Ilahi yang terpampang hingga batas cakrawala. Punggung bukit yang berhias kerlap-kerlip lampu berwarna jingga, kemerahan, kebiruan, orange dan kuning itu membawa sensasi luar biasa bagi pupil mata.