11 Maret 2015

Siapa Saya...?

Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Pengenalan diri sangat diperlukan dalam mengembangkan potensi-potensi yang positif serta meminimalisasi potensi-potensi yang negatif. Pengenalan diri dapat melalui (1) introspeksi diri, (2) feedback (umpan balik) dari orang lain, dan (3) test psikologi.

KETERAMPILAN AKADEMIK


          
Muhammad Hadidi S.Sy
Perkuliahan adalah dunia kompleks yang penuh tantangan bagi mahasiswa baru, transisi dari dunia remaja menuju kedewasaan, mengharuskan setiap individu bisa lebih mandiri dan tegas atas langkah yang akan diambil. Dalam pengambil keputusan dibutuhkan kematangan emosional, wawasan yang luas, dan tanggung jawab tentunya.
            Berbekal itu saja tidak cukup, karena dunia kampus adalah dunia akademisi, dimana semuanya adalah ilmiah, sehingga menuntut para personal yang berada didalamnya untuk selalu meng up- grade diri dari waktu ke waktu terkait keilmuan, bila tidak seperti itu maka kita akan seperti seseorang yang tidak mengerti apa- apa dan akan tertinggal dari yang lainnya.
            Kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap akademisi adalah membaca, berbicara dan menulis. Tiga serangkai ini adalah kemampuan yang tidak bisa dilepaskan dalam dunia kampus, karena kecenderungan kegiatan/ aktivitas yang dijalani menggunakan tiga hal tersebut. Seseorang dapat meningkatkan wawasan keilmuannya dengan membaca, dan kualitas berbicara seseorang dapat terlihat dari seberapa banyak dia membaca, serta tidak kalah pentingnya adalah menulis, karena dengan menulis ilmu yang disampaikan akan tetap bertahan, dengan tiga bekal kemampuan tersebut akan menghantarkan seorang akademisi menuju gerbang kesuksesan.