| Muhammad Hadidi (Adid) |
Sering kali bahkan tanpa kita sadar kata-kata "Aah..", "Aduh", "Sayang sekali",
"Kenapa yah?", "Koq aku dapet masalah terus?", dan kalimat-kalimat lainnya yang
terkesan "Keluhan" keluar dari bibir kita. Kata-kata ringan tapi punya makna
belum bisa menerima apa setulus hati apa yang sedang dialaminya, entah itu ujian
dalam bentuk musibah besar atau yang kecil sekalipun.
Satu ketika seorang sahabat bertutur, "Kenapa yah koq akhir-akhir ini berbagai musibah menimpaku? Ditambah lagi teman-teman mulai kurang perhatian padaku dan aduh aku jadi tidak dipercaya. Ada yang bilang kurang perhatianlah, nggak adillah, inilah itulah. Aku jadi bingung. Padahal aku sudah berusaha berbuat apa yang aku bisa. Aku jadi sedih. Kenapa semua berakhir seperti ini?"
Satu ketika seorang sahabat bertutur, "Kenapa yah koq akhir-akhir ini berbagai musibah menimpaku? Ditambah lagi teman-teman mulai kurang perhatian padaku dan aduh aku jadi tidak dipercaya. Ada yang bilang kurang perhatianlah, nggak adillah, inilah itulah. Aku jadi bingung. Padahal aku sudah berusaha berbuat apa yang aku bisa. Aku jadi sedih. Kenapa semua berakhir seperti ini?"