Oleh
Muhammad Hadidi
Mahasiswa Islamic Law niversity Muhammadiyah of Malang
![]() | |
| Gamabr Trinitas dalam kepercayaan | Keristen. |
Kita sebagai muslim sering bertanya tanya Apa sih arti kata Trinitas? Apa yang dimaksud dangan Trinitas dalam
ajaran Kristen? Dari mana pemimpin gereja memetik ajaran tentang tiga
Tuhan?
Lewat blog ne saya mencoba menyajikan Jawaban secara sederhana Trinitas berarti kesatuan dari
tiga. Trinitas dalam Kristen adalah Tiga Tuhan yakni Tuhan Allah, Tuhan Yesus
dan Tuhan Roh Kudus dan ketiganya adalah satu.
Dogma ini berasal dari paham Platonis yang diajarkan
oleh Plato (?-347 SM), dan dianut para pemimpin Gereja sejak abad II (Tony lane
1984). Edward Gibbon dalam bukunya The Decline and fall of the Roman
Empire, hal 388, mengatakan:
"Plato
consider the divine nature under the thee fold modification: of the first cause,
the reason, or Logos; and the soul or spirit of the universe...the Platonic
system as three Gods, united with each other by a mysterious and ineffable
qeneration; and the Logos was particularly considered under the more accessible
character of the Son of an eternal Father and the Creator and Governor of the
world".
Artinya : Plato menganggap keilahian alami terdiri dari atas tiga bagian:
Penyebab awal, Firman (Logos), dan Roh alam semesta....Sistem Platonis sebagai
tiga Tuhan, bersatu antara satu dengan lainnya melalui kehidupan yang baka dan
misterius; dan Firman (Logos) secara khusus dianggap yang paling tepat sebagai
Anak Bapak yang baka dan sebagai pencipta dan penguasa alam
semesta,".
Ajaran tiga Tuhan dalam satu ini
bukan hanya dianut masyarakat Yunani dan Romawi, tetapi juga mereka yang
mendiami wilayah Asia Barat, Tengah, Afrika Utara dan pengaruhnya menjalar ke
beberapa kawasan lainnya di dunia.
-
Watch Tower and Bible Tract Society of Pennsylvania, 1984, menjelaskan:
"Throuqhout the ancient word, as far back as Babylonia the worship of paqan qods qrouped in triplets were common. This practice was also prevalent, before, during, and after Christ in Egypt, Greece and Rome. After the death of the Apostles, such pagan be(iefs beqan to invade Christianity".Terj : Dunia di zaman purbakala, sejak masa kerajaan Babilonia, sudah terbiasa menyembah berhala, tiga Tuhan dalam satu. Kebiasaan ini juga banyak ditemukan di Mesir, Yunani dan Romawi, baik sebelum, selama maupun sesudah Yesus. Setelah kematian murid-murid Yesus, kepercayaan penyembah berhala ini kemudian merasuk ke dalam agama Kristen.
Pertanyaan selanjutnya apa sih definisi dari
Trinitas?
Jawabanyan saya mengukutip beberapa pendabat para tokoh agama kristen adalah sebagai berikut
1. Athanasian Creed (abad VI) mendefinisikan Trinita
sebagai:
"The Father is God, the Son is God, and the Holy Ghost is God. And yet there Gods but one God".Artinya : Bapak adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan. Namun bukan tiga Tuhan melainkan satu Tuhan.
"The Father is God, the Son is God, and the Holy Ghost is God. And yet there Gods but one God".Artinya : Bapak adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan. Namun bukan tiga Tuhan melainkan satu Tuhan.
2. The Orthodox Christianity kemudian mendefinisikan lagi
Trinitas sebagai:
"The Father is God, the Son is God, and the Holy Spirit is God, and toqether, not exclusively, the form one God".Artinya: Bapak adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan, dan bersama-sama, bukan sendiri-sendiri, membentuk satu Tuhan.
"The Father is God, the Son is God, and the Holy Spirit is God, and toqether, not exclusively, the form one God".Artinya: Bapak adalah Tuhan, Anak adalah Tuhan, dan Roh Kudus adalah Tuhan, dan bersama-sama, bukan sendiri-sendiri, membentuk satu Tuhan.
Sebelumnya sudah banyak para
pemimpin Gereja yang mencoba memasukkan ajaran Platonis dan agama Mesir tentang
tiga Tuhan dalam satu. Namun upaya tesebut baru pada tahap adanya tiga unsur
atau oknum yang memiliki ikatan satu dengan lainnya. Ketetapan ketiga oknum:
Tuhan, Anak dan Roh Kudus masing-masing dianggap Tuhan setara dan abadi, tidak
pernah ada sebelum ditetapkananya Athanasian Creed di abad ke
IV.
dalam sejarah di sebutkan beberapa
diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Irenaeus
(125-203) menjelaskan bahwa Tuhan tidak sendirian. Selalu ada Firman dan Hikmah
bersamanya, Anak dan Roh, yang melaluinya Tuhan menciptakan segala sesuatu
secara bebas dan spontan.
"The Church,
though scattered thouh out the whole world to the earth, has received from the
apostles and their discip(es this faith: in one God, the Father almighty, maker
of heaven and earth and sea and all thing in them; and in one Christ Jesus, the
Son of God, who was made flesh for our salvation, and in the Holy
Spirit,..."
Artinya : Gereja, yang walaupun tersebar di seluruh dunia, sampai ke ujung bumi,
telah menerima dari para Rasul dan murid-murid mereka keyakinan ini: (Percaya)
kepada Tuhan Yang Maha Besar, pencipta Sorga dan bumi dan laut dan segala yang
ada di dalamnya; dan dalam satu Kristus, Yesus, Anak Tunggal Allah, yang telah
menjadi daging demi keselamatan kita, dan didalam Roh
Kudus.
Dalam definisi ini jelas sekali
bahwa sampai akhir abad II, para pemimpin Gereja dan umat Kristiani masih
beranggapan bahwa Allah (Bapa) adalah satu-satunya Tuhan yang Maha Besar. Yesus
hanya dikenal sebagai Anak Allah sebagaimana yang dikampanyekan
Paulus.
2. Tertulian
(160-230) merupakan yang pertama menggunakan istilah Trinitas. Dia
mendefinisikan Trinitas sebagai: "una substantia trepersonae" (satu zat dalam
tiga oknum). Dia mengatakan :
-
Let us preserve the mystery of the divine economy which dispose the unity into trinity, the Father, the Son, and the Holy Spirit, three not in essence but in grade, not in substance but in form".Artinya: Marilah kita menjaga misteri ikatan keilahian yang menjelaskan kesatuan dari yang tiga, Bapa, Anak dan Roh Kudus, tiga bukan dalam sari, tetapi dalam tingkatan, bukan dalam zat tetapi dalam bentuk.
Menurut Tertullian ketiga oknum,
Bapa, Anak, dan Roh Kudus memiliki tingkatan yang
berbeda-beda.
3. Origen
(185-250) mengajarkan tiga Tuhan dalam Trinitas bertingkat: Bapa lebih besar
dari Anak, yang lebih besar dari Roh Kudus. Hanya Bapa satu-satunya Tuhan yang
sesungguhnya.
-
"First, that there is one God....Secondly, that Jesus Christ himself....was born of the Father before all creatures....Thirdly, that the Holy Spirit was associated in honor and dignity with the Father and Son...."Artinya: Pertama bahwa ada satu Tuhan....Kedua bahwa Yesus Kristus sendiri....lahir dari Bapa sebelum segala sesuatu dicipta....Ketiga, bahwa Roh Kudus berkaitan dalam kemuliaan dan kehormatan dengan Bapak dan Anak.
Dalam definisinya, Origen menegaskan bahwa Tuhan Allah
itu Esa. Kedudukan Yesus adalah dibawah Tuhan Allah (Bapa), dan kedudukan Roh
Kudus dibawah Yesus. Semoga bermanfaat. (Dikutip dari buku DIALOG SEPUTAR TRINITAS Menapaktilasi Asal-usul Dogma Ketuhanan Kristen Oleh : H.S. Munir,SKM. MPH. Navigasi & Konversi ke format html: nono - 2005 )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar