![]() |
Oleh
Muhammad Hadidi
Mahasiswa Islamic Law University Muhammadiyah Of Malang
|
1. Perkataan “Ah” saja termasuk
suatu dosa kepada orang tua apalagi, membentak, memukul, atau hal lainnya yang
lebih kejam. Selain itu juga perlu berlemah lembut kepada orang tua selalu
mendoakan keduanya agar dikasihi oleh Allah SWT.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا
إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ
الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا
تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا . وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ
مِنْ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا .الإسراء 23- 24
Dan
Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan
hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah
seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan
janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang
mulia.” (Al Isra(17):23) “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua
dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka
keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." (Al
Isra(17):24).
2. Perintah berbakti kepada orang tua
setelah perintah untuk beribadah kepada Allah tanpa mempersekutukannya. Hal ini
menggambarkan pentingnya berbakti kepada orang tua. Dalam ayat lain Allah SWT
menjelaskan bahwa bersyukur kepada orang tua (dengan berbakti kepada keduanya)
merupakan kesyukuran kepada Allah SWT, karena Allah menciptakan semua manusia
dari rahim orang tua.
قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ
رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ
إِحْسَانًا .الأنعام : 151
yaitu:
janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap
kedua orang ibu bapa, (Al-An’am 151).
3. Meskipun orang tua menyuruh
kepada suatu perbuatan yang menyekutukan Allah SWT, atau orang tua tersebut
masih belum memeluk Islam, sikap berbakti kepada orang tua tetap menjadi suatu
kewajiban oleh seorang anak tanpa harus mematuhi perintah mereka yang menyalahi
syariat.
وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ
بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا
مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ
فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ [ لقمان 15
15.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang
tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya,
dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang
yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan
kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
4. Jasa orang tua terutama ibu
diungkapkan dalam suatu ayat Al-Qur’an, dimana seorang ibu rela berkorban dalam
mengandung anaknya, kemudian menyusuinya. Semua jasa orang tua di kala anak
masih kecil dan lemah perlu diingat dan dikenang untuk selamanya :
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ
بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ
أَنْ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ [ لقمان 14 ]
14.
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-
bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah,
dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu
bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Untuk menutup part 3, ada sebuah kisah
nyata yang diceritakan Rasulullah SAW, mengenai 3 orang yang terjebak dalam
gua, kemudian berdoa kepada Allah dengan menyebutkan amal saleh yang mereka
lakukan agar Allah berkenan menolong mereka dari gua yang tertutupi batu-batu.
Salah
satu orang dari mereka menyebutkan bahwa amal shalehnya ialah “aku memiliki
orang tua yang telah usia lanjut, dan aku selalu mendahulukan kepentingan
mereka dibandingkan keluarga dan hartaku, aku biasanya membawakan minuman
(susu) bagi mereka dan tidak membiarkan siapapun meminumnya kecuali setelah
mereka minum. Apabila ini merupakan merupakan amal shaleh yang mengharap
ridha-Mu maka keluarkanlah kami dari gua ini."
Pada
akhir cerita, setelah setiap orang menceritakan amal shalehnya maka akhirnya
pintu gua yang tertutupi bebatuan akhirnya terbuka dan mereka akhirnya keluar
dengan selamat. Marilah para sahabat kita merawat orang tua kita
sebaik-baiknya, dan senantiasa mendahulukan kepentingan mereka. Merupakan
suatu kesalahan bila terlalu memanjakan anak dan pasangan tetapi mengacuhkan
kepentingan orang tua yang seharusnya dijunjung tinggi dalam suatu keluarga.
Orang tua memang membutuhkan materi (uang) tetapi masih ada yang lebih penting
bagi mereka yaitu kasih sayang. Menyapa, menanyakan kabar mereka, kesehatan
mereka, apa yang mereka inginkan merupakan suatu hal sepele namun berarti besar
bagi mereka.
Sumber dikutip dari Artikel situs :
www.solusiislam.com di tulis Azhar Alam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar